Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemkab Berau Salurkan 48 Alsintan
Bupati Berau Sri Juniarsih memberikan bantuan alsintan kepada salah satu kelompok tani di Kecamatan Sambaliung, beberapa waktu lalu.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Pacu peningkatan produksi pertanian Bumi Batiwakkal, Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Berau memberikan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani
yang ada di Kabupaten Berau.
Penyerahan bantuan diserahkan langsung Bupati
Berau Sri Juniarsih, yakni berupa Alsintan 14 Hand Traktor atau traktor tangan,
1 Husker atau mesin pengupas, 1 rice polisher atau mesin pemutih beras, 7 Hand
Traktor Rotary atau traktor tangan berputar, 6 Cultivator atau traktor kecil, 7
Power Thresher Multiguna atau perontok padi, 2 Combine Harvester Besar atau
alat panen kombinasi, serta 10 Hand Spayer alat semprot pertanian.
“Semua bantuan kita serahkan sumber dananya berasal dari APBD Berau dan APBD Kaltim 2023, yang diberikan kepada kelompok tani di empat kecamatan, yakni Sambaliung 10 kelompok tani, Tabalar 21 kelompok tani, Gunung Tabur 4 kelompok tani dan Talisayan 3 kelompok tani,’ungkap Bupati Sri Juniarsih.
Disamping itu tambah Bupati Sri Juniarsih Pemkab Berau juga memiliki Komitmen yang kuat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan optimalisasi sektor hilir sumber daya dan pertanian dalam arti luas melalui pemberdayaan.
“Salah satunya berupa bantuan stimulan sarana produksi peternakan
(Sapronak), sarana produksi (Saprodi), Alsintan serta mewujudkan sektor
pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan yang maju berbasis
teknologi,”tukas Bupati Sri Juniarsih
Diharapkannya juga, para petani dapat
meningkatkan produktivitas pertanian agar mempunyai nilai dan daya saing
tinggi. Serta memanfaatkan lahan subur untuk ditanami kebutuhan pangan, seperti
umbi umbian, kacang kacangan dan sebagainya. "Saya berharap, bantuan ini
dapat bermanfaat dan dapat dipergunakan sebaik-baiknya," harapnya.
Secara khusus Ia juga mendorong Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Berau untuk terus meningkatkan kemampuan produksi pangan dan harus memastikan ketersediaan pangan yang beragam tentunya yang aman dan bergizi.
“Demi mewujudkan upaya kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau dan memudahkan akses pangan bagi seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.
Sebagai upaya menjamin keberlanjutan ketersediaan pangan untuk masyarakat dan perlindungan terhadap lahan lahan subur dengan produktivitas yang tinggi.
” Upaya perlindungan terhadap lahan-lahan subur tersebut telah
tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) terkait kelengkapan lahan pertanian
pangan yang berkelanjutan (LP2B),”tandasnya.
Diakuinya para petani tengah menghadapi berbagai ancaman krisis pangan yang dipengaruhi oleh beberapa sektor, salah satunya adalah cuaca yang sangat ekstrim."Untuk itu saya sangat mendorong Distanak Berau untuk terus melakukan pendampingan kepada para petani," ujarnya.Sri optimistis dengan seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Berau akan menjadi daerah yang tangguh pangan.
Kerjasama dari para petani dan didampingi OPD
terkait untuk menghasilkan hasil yang dapat dimanfaatkan dan diandalkan.
(sep/adv)